Alhamdulillah,
buletin perdana An-naba sudah ada ditangan para pembaca sekalian yang soleh.
Annaba
mencoba hadir sebagai panggilan dokumentasi naratif yang tidak terdokumentasi
secara visual karena larangan kepemilikan kamera di kalangan santri..heheh.
Makanya,
redaksi berharap hadirnya Annaba ini menambah kreatifitas bagi santri yang
ingin mengasah kemampuannya di bidang tulis menulis.
Semoga
kita pintar mengambil hikmah dari kejadian yang tidak terdokumentasikan itu.
Amin. Amin. Selamat Membaca
Tidak ada komentar:
Posting Komentar