Selasa, 22 Mei 2012

Tukang Tidur Jadi Juara

        Bermain adalah kegemaranku.  Itu adalah kata-kata mutiara dari si juara Catur sekolah kita, Hasan Nuralim namanyua.
Ia dilahirkan di sebuah kampung kecil di daerah pelosok Jawa Barat, yaitu Tasikmalaya. Awalnya Ia mempunyai mimpi ingin menjadi seorang kyai di kampungnya tercinta.
         Sedikit pun tidak ada rasa kecintaan terhadap dunia catur.  Namun berkat pamannya yang sering bermain catur di rumahnya, kemudian munculah rasa ketertarikan karena gaya permainannya.
Dari situlah perkenalannya di dunia percaturan, hingga akhirnya ia tertarik untuk bermain catur dan mendalami permainan catur selama kurang lebih  2 tahun.
          Bukti kecintaannya, ia rela mengeluarkan uang pemberian orang tuanya untuk membeli sebidang papan catur seharga Rp 14 ribu untuk mengasah keahliannya di dunia catur.
Debut perdananya  mencapai prestasi di dunia percaturan, ia  menjadi juara ke satu tingkat SD se kecamatan Sodong Hilir Tasikmalaya pada tahun 2009.
         Dari perlombaan itu, ia mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 200 ribu. Sepertinya, menang di tingkat kecamatan itu, menjadi batu loncatannya untuk meraih prestasi yang lebih tinggi hingga memenangkan juara ke empat tingkat provinsi jawa barat pada tahun 2009. Kini, hasan sudah menginjak usia remaja dan bersekolah di SMP Terpadu Dampasan kelas dua
Kali ini ia mengulang prestasi itu di kabupaten Ciamis. Jika tidak ada aral melintang, ia akan memulai debut kali kedua di tingkat provinsi Jabar pada 26 Mei 2012. Semoga ini menjadi motivasi bagi kita semuanya. Selamat berjuang sang Juara.
      Tidurmu saja sudah menjadi Juara, apalagi bangun mu....!!! segenap keluarga besar SMPT Dampasan mendoakan mu menang.
(Tim An-Naba)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar